![]() |
| wanita |
Banyak yang menuding bahwa si gadis memiliki sifat matre karena menerima lamaran si putra politisi dibanding menunggu kekasihnya yang masih menjalani pendidikan. Namun tak sedikit juga yang mendukung karena dianggap realistis dan memilih yang sudah “pasti”. Cerita ini hanyalah salah satu contoh nyata saat realita bisa mengalahkan cinta.
Terlepas dari pro kontra yang muncul, sebenarnya sudah banyak cewek di luar sana yang juga bersikap realistis dengan menikahi cowok mapan. Tapi sudah terlanjur banyak anggapan yang muncul bahwa, cewek yang menikahi cowok mapan adalah cewek matre. Mereka dianggap menikahi cowok mapan -apalagi kaya- hanya karena ingin berkelimpahan materi.
Anggapan ini tentu menyudutkan wanita dan kemudian melabeli mereka denganimage negatif hanya karena menikahi cowok mapan nan kaya raya. Padahal tak semuanya seperti itu. Sebelum kamu ikut-ikutan men-judge demikian, pahami dulu apa alasan mereka yang sebenarnya. Mungkin karena alasan-alasan di bawah ini kenapa cewek lebih mengincar cowok mapan.
Cowok mapan itu tangguh, karena kemapanannya didapat dari kerja keras
Semua orang paham, kemapanan dan kesuksesan tak akan datang begitu saja secara instan. Semuanya butuh kerja keras dan tekat yang kuat. Kemapanan yang didapatkan cowok dari hasil keringatnya sendiri tentu menjadi nilai lebih dimata cewek. Bukan, bukan karena apa yang telah didapatkannya.
Cewek bisa melihat seperti apa kerja keras yang dilakukannya hingga sampai ke posisinya sekarang.Tipe tangguh yang kuat berjuang untuk mencapai apa yang diinginkan. Cewek percaya, cowok tipe ini bisa menjadi pasangan yang ideal baginya. Bisa menjaga dan dapat diandalkan di segala situasi.

Mendukung penuh karir wanitanya
Kemapanan yang dia dapatkan saat ini memberikan banyak pelajaran berharga dalam hidupnya. Perjuangan sulit yang membuatnya jatuh bangun membuatnya lebih menghargai proses. Proses panjang untuk bisa mencapai apa yang diinginkan. Hal ini juga akan terbawa dalam hubungan cintanya.
Dia akan lebih menghargai pilihan karir wanitanya. Mendukung secara penuh dan siap membantu apabila dibutuhkan. Dia ingin wanitanya juga melalui proses untuk mencapai apa yang diinginkan. Bukan hanya diam dan menikmati apa yang dia hasilkan.

Bertanggung jawab penuh terhadap keluarga
Tak hanya bertanggung jawab untuk dirinya sendiri, cowok mapan juga paham akan kewajibannya sebagai kepala rumah tangga yang harus bertanggung jawab penuh terhadap keluarganya. Dia akan selalu berusaha mencukupi kebutuhan anak dan istrinya dengan kemampuan yang dia miliki. Terus bekerja keras dan tak akan membiarkan keluarga tercinta kekurangan.

Memiliki rencana jangka panjang
Mereka yang sukses dan mapan, selalu terbiasa dengan rencana-rencana yang sudah disiapkan. Entah itu rencana jangka pendek maupun untuk jangka panjang dan masa depan. Dia selalu terencana dan memiliki managemen diri yang baik, apalagi dalam hal keuangan. Menikahi cowok mapan, kamu tak perlu kahawatir karena dia pasti telah memiliki rencana, tabungan atau bahkan asuransi pendidikan untuk anak kalian kelak.

Bisa diajak hidup senang dan bertahan saat hidup susah
Terutama mereka yang kemapanannya dimulai dari nol, berjuang hingga mereka berada di atas bukanlah hal yang mudah. Berjuang dari bawah, mereka sudah biasa menghadapi kegagalan dan juga menerima keberhasilan. Mereka juga biasa hidup susah, oleh karena itu mereka akan berusaha sekuat tenaga agar wanitanya tak ikut kesusahan.

Bukan matre, cewek hanya ingin kehidupan dan pendidikan anaknya terjamin di masa depan
Realistis aja, manusia bisa bertahan hidup dengan materi. Menikah hanya atas dasar cinta tak akan bisa membuatmu hidup bahagia selamanya. Kamu dan pasangan tak akan hidup berdua selamanya. Kalian akan punya anak, dan anakmu membutuhkan kesejahteraan lahir batin dari kedua orang tuanya. Dan kesejahteraan ini salah satunya berasal dari materi.

Jangan langsung menyimpulkan bahwa cewek yang menikahi cowok mapan itu matre. Karena pada dasarnya ada banyak alasan positif yang mungkin tidak kita ketahui. Seorang wanita pasti ingin anak-anaknya bahagia, memiliki kehidupan dan pendidikan yang terjamin di masa depan. Apalagi kalau anakmu perempuan. Yang kamu besarkan dengan penuh kasih sayang sejak lahir, dengan perjuangan, pendidikan, dan berusaha mencukupi semua kebutuhannya. Kamu pasti tak ingin anakmu hidup dalam kekurangan setelah dia menikah kan?
Cinta memang bisa menghidupkan, tapi tak bisa menghidupi. Mulailah bersikap realistis. Jangan terlalu percaya dongeng yang tokohnya bisa hidup bahagia hanya karena cinta. Kalau menurutmu, mendingan nikah dengan cowok yang sudah mapan atau menemani cowok dari bawah hingga dia bisa mapan?
