Rabu, 14 Februari 2018

Heboh, Wanita yang Mengaku Titisan Nyi Roro Kidul Akan Menikahi Pangkalima Burung


Hallo Sahabat ViralPedia - Isu perkawinan antara titisan Nyi Roro Kidul dan Pangkalima Burung, belakangan ini merebak di tengah masyarakat Kalimantan Tengah. Mula ceritanya demikian.
Isay Djudae, pria ini mengaku kedatangan perempuan bernama Retno, yang mengaku sebagai perwakilan dari Sri Baruno Parameswari yang mengatakan bahwa dirinya titisan Nyi Roro Kidul. Tujuh Pangkalima Dayak telah melamarnya. Dan, Pangkalima Burung yang telah ia terima.

Isay Djudae menanyakan kepada Retno, "Ibu berasal darimana dan darimana pula ibu mengetahui bahwa saya adalah Damang Kepala Adat," katanya. Jawaban Retno mengagetkannya, bahwa ia datang atas bisikan roh halus. "Bapak saja yang dapat melakukan ritual adat Dayak tersebut," kata Retno. Kemudian perempuan itu meninggalkan uang sebesar Rp16 juta, dan yang mengaku utusan penguasa laut selatan itu berjanji akan kembali lagi  dalam beberapa hari untuk menyerahkan uang lainnya untuk keperluan pernikahan ritual adat tersebut.
Pada 19 Februari 2017, Retno datang kembali sesuai janjinya ke rumah Damang Kepala Adat Kecamatan Katingan Tengah itu. Ia datang untuk memastikan tempat pelaksanaan Pernikahan tersebut. Kemudian Isay Djudae mengundang Mantir Adat Desa Telok, Desa Mirah Kalanaman dan Desa Tumbang Manggu untuk melakukan Tenung (ritual adat dayak untuk berkomunikasi kepada roh), dari hasil Tenung tersebut bahwa Pernikahan antara Sri Baruno Parameswari dan Pangkalima Burung tersebut harus dilaksanakan di rumah Damang Kepala Adat Kecamatan Katingan Tengah.

Kemudian Retno menyerahkan uang untuk keperluan membeli sapi, babi,ayam dan lainnya, serta untuk mencetak undangan pada 21 Februari 2017 pukul 11.00, Retno kembali datang dan menyerahkan uang kepada Damang Kepala Adat Kecamatan Katingan Tengah, jumlah total uang yang diberikan Rp 80 juta.

Pernikahan keduanya rencananya akan dilaksanakan pada 28 Februari 2017 di Rumah Damang Kepala Adat Kecamatan Katingan, Isay Djudae.

Sejumlah pejabat penting yang bakal diundang tak tanggung-tanggung mulai dari Presiden Joko Widodo, Kapolri, Panglima TNI dan sejumlah pejabat Kalimantan Tengah mulai Gubernur Kalpolda hinga Danrem.